Showing posts with label tragedi. Show all posts
Showing posts with label tragedi. Show all posts

Wednesday, March 28, 2012

Orang Ini Bunuh Diri Saat Sedang 'Chatting'


Seorang wanita Taiwan bunuh diri saat sedang berbincang online dengan teman-temannya di Facebook. Ia curiga pacarnya berselingkuh, kata polisi dan media Selasa kemarin.

Lin Mei-heng, 31, mengirimkan pesan di situs jejaring sosial tersebut bahwa ia ingin bunuh diri. Saat itu Lin sedang berada di rumahnya di pinggir kota Taipei pada tanggal 17 Maret, kata koran Apple Daily.

Lin juga mengunggah foto-foto arang yang terbakar di kompor sebelum menutup semua jendela di flatnya, sehingga asap berbahaya dari arang tersebut memenuhi ruangan dan membuat dia tercekik.
Tercatat, ada 9 teman yang berusaha mencegah Lin bunuh diri, tapi tidak ada yang melapor ke polisi. Menurut polisi, pacar Lin menemukan kekasihnya itu sudah tewas keesokan harinya.

Polisi sudah menutup penyelidikan kasus tersebut berdasarkan hasil laporan ahli forensik. Mereka menyatakan bahwa kematian Lin bukan karena pembunuhan.

Tetapi detail kematian Lin tidak muncul sampai salah seorang teman memberitahu koran Apple Daily. "Kami sampai terkejut membaca laporan ini di koran," kata seorang petugas polisi kepada AFP.

Friday, March 23, 2012

Spekulasi Kematian Whitney Houston Terjawab

Sudah sekitar 1,5 bulan Whitney Houston meninggal dunia. Penyidik kepolisian Los Angeles akhirnya mengumumkan bahwa sang diva kehilangan nyawa setelah tenggelam di bak mandi, akibat efek penggunaan kokain dan penyakit jantung.

Pada 11 Februari silam, jasad wanita yang menghabiskan waktu bertahun-tahun melawan kecanduan obat dan alkohol, itu memang ditemukan dalam kondisi tenggelam di dalam bath up, di kamar di Beverly Hills Hotel.

Menurut juru bicara kepolisian, Craig Harvey, hasil otopsi menemukan kandungan kokain di tubuh Houston. Selain penyakit jantung atherosclerotic, efek penggunaan obat terlarang inilah yang diduga kuat membuatnya tak mampu mengontrol diri, lalu tenggelam.

Sementara hasil tes toksikologi memperlihatkan paparan sejumlah obat-obatan di sistem metabolisme tubuh sang biduan. Mulai dari ganja, obat anticemas, relaksan otot, dan antihistamin. Namun, obat-obatan ini tak berkontribusi langsung terhadap kematiannya.

Harvey memastikan bahwa hasil pemeriksaan tak menemukan adanya trauma atau luka fisik yang dapat memicu kematian. Serangkaian hasil pemeriksaan ini sekaligus menyangkal spekulasi yang berhembus bahwa Houston mati terbunuh.

"Kami sedih mengetahui hasil toksikologi, meski kami senang sekarang semuanya terjawab," kata Patricia Houston, manajer Houston, sekaligus adik iparnya, dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters.

Dalam sebuah wawancara dengan Oprah Winfrey, anggota keluarga mengatakan bahwa Hosuton ditemukan dalam kondisi telungkup tanpa busana di dalam bak mandi penuh air. Keluarga yakin bahwa semua itu terjadi akibat penyalahgunaan narkoba.

Tuesday, March 20, 2012

Prediksi Kematian Para Musisi Dalam Lagu yang Dibuatnya

Semua orang pasti tahu dan tidak akan kaget lagi jika mendengar ungkapan yang mengatakan bahwa semua manusia pasti mati. Tetapi pernahkah anda memikirkan bagaimana anda akan mati? Jika anda sudah mengetahuinya pun belum tentu anda menuliskannya dalam sebuah lirik lagu yang menceritakan secara spesifik bagaimana tepatnya anda akan mati nanti. Jika iya maka anda akan bergabung dengan para musisi dibawah ini, orang-orang yang telah memprediksi kematiannya dengan tepat dalam lirik lagu mereka sendiri.

1. Jimi Hendrix - "The Ballad of Jimi"


Pada tahun 1965 sebelum banyak orang mengenalnya, Jimi Hendrix masuk ke sebuah studio rekaman di New York dan membuat semua orang didalam ruangan terheran-heran ketika dia menambahkan potongan lagu kedalam sebuah lagu baru, potongan yang berisi tentang bagaimana temannya yang bernama Jimi akan mati dalam lima tahun. Lagu "The Ballad Of Jimi" dimulai dengan pernyataan Hendrix bahwa lagu itu didedikasikan untuk mengenang sahabatnya seorang pemain gitar bernama Jimi. Beberapa tahun kemudian Sulit sekali jika ini dikatakan sebuah kebetulan.

Dalam proses rekaman Hendrix mengulang-ulang baris ""that is my story" sehingga kedengarannya menyeramkan. Penggalan lirik tersebut adalah,

"Many things he would try, For he knew soon he'd die."
"Now Jimi's gone, he's not alone. His memory still lives on."
"Five years, this he said. He's not gone, he's just dead."

Yang terjemahan bebasnya:
"Banyak hal yang dia akan lakukan, Karena ia tahu ia akan segera mati."
"Sekarang Jimi telah tiada, dia tidak sendirian, kenangannya akan terus hidup."
"Lima tahun,” ini yang dia katakan, dia tidak pergi, dia hanya mati.."

Apa yang terjadi kemudian?
Jimi Hendrix mati tercekik dengan cara yang mengenaskan, dia tersedak muntahannya sendiri, dia meninggal lima tahun setelah rekaman "The Ballad Of Jimi" yang berisi lirik "Five years, this he said. He's not gone, he's just dead." ("Lima tahun,” ini yang dia katakan, dia tidak pergi, dia hanya mati)

Yang mengganjal dengan artikel ini memang tidak ada potongan lirik yang menyebutkan kalau dia akan mati tersedak muntahnya sendiri, tetapi tetap saja fakta yang ada menarik dan membuat orang bertanya-tanya.
2. Richie Rich feat. Tupac -"Niggas Done Changed"


Lirik lagu ini menceritakan tentang Richie Rich tokoh kartun anak-anak yang dikatakan, “ Tangannya penuh dengan berbagai macam mainan.” Kita sama-sama tahu jika pernyataan itu benar, bahkan mungkin sekarung penuh mainan. Namun itu semua tidaklah penting karena yang menarik dalam lagu Tupac Shakur yang berjudul “Niggas Done Changed" adalah lirik yang menyebutkan.

"I been shot and murdered, can tell you how it happened word for word,
But best believe niggas gon' get what they deserve."

Yang terjemahan bebasnya adalah,
"Saya ditembak dan dibunuh, saya dapat menceritakannya kepada anda kata per kata, percayalah negro akan mendapatkan apa yang layak bagi dirinya.”

Apa yang terjadi kemudian?
Tupac ditembak dan dibunuh seperti yang dia ungkapkan dalam lirik lagunya. Penembakan itu terjadi di Vegas setelah selesai menyaksikan pertarungan Mike Tyson. Pada saat peristiwa itu terjadi tidak ada seorang pun yang melihat penembaknya dan sampai sekarang kasus tersebut belum terpecahkan.


3. Lynyrd Skynyrd - "That Smell"


Pernahkah anda mengutuk seseorang? Seperti jika anda pulang lalu menemukan bahwa kamar anda penuh dengan sisa-sisa makanan yang berceceran. Anda kesal dan memaki dengan mengatakan semoga orang tersebut akan mengalami mencret hebat selama-lamanya. Namun kemudian kutukan itu terwujud dan anda terlambat untuk menyadari bahwa anda memiliki kekuatan besar?

Lagu Lynyrd Skynyrd yang berjudul "That Smell" mirip dengan kisah diatas hanya saja kata “mencret hebat selama-lamanya” diganti dengan "kecelakaan pesawat yang mengerikan".

Lagu ini ditulis untuk mengekspresikan kekecewaan vokalis Ronnie Van Zant dengan gaya hidup sang gitaris Gary Rossington, karena permasalahan obat bius dan alkoholnya mulai berpengaruh negatif terhadap band. Lirik tersebut adalah,

"Say you'll be alright come tomorrow, but tomorrow might not be here for you."
"Angel of darkness upon you."
"The smell of death surrounds you."

Terjemahan bebasnya,
"Katakanlah besok kau akan baik-baik saja, tapi besok mungkin tidak akan ada lagi untukmu."
"Malaikat kegelapan menaungimu."
"Bau kematian mengelilingimu."

Apa yang terjadi kemudian?
Pada tanggal 20 Oktober 1977, hanya tiga hari setelah merilis album yang berjudul Street Survivors pesawat Lynyrd Skynyrd yang sedang melakukan perjalanan jatuh di sebuah hutan dekat Gillsburg, Mississippi. Baris lirik "Bau kematian mengelilingimu" menjadi kenyataan, dan yang membuat peristiwa itu menjadi lebih menyeramkan lagi adalah fakta dimana Rossington selamat sementara ketiga personil lainnya termasuk Van Zant tewas. Dan seolah-olah lagu itu saja belum cukup karena kecelakaan pesawat tersebut gambar sampul album Street Survivors pun sampai harus dirubah.

Ya, band ini memang benar-benar terbakar. Sebagai akibat dari kecelakaan pesawat tersebut salinan asli kover album yang bernuansa kobaran api menjilat-jilat telah ditarik dan diganti dengan gambar personil band yang berdiri dengan latar belakang hitam menyedihkan. Namun 30 tahun kemudian gambar sampul album dengan api kembali dipasang untuk rilisan baru tahun 2008.


4. Hank Williams - "I'll Never Get Out of this World Alive"


Tidak ada yang mengejutkan tentang maksud judul lagu diatas, karena semua manusia tahu kalau mereka pasti mati. Namun sebelum terjadi tentu orang tidak akan penasaran mengenai sesuatu dibalik sebuah lagu. "I'll Never Get Out Of This World Alive" yang dirilis pada tahun 1952 merupakan single terakhir Hank Williams. Lagu ini sebenarnya biasa-biasa saja, mengenai suka duka kehidupan sehari-hari manusia pada umumnya. Lirik tersebut adalah:

"No matter how I struggle and strive. I'll never get out of this world alive."
"Doctor, hurry, he's struggling. And striving! Oh no...."

Yang terjemahan bebasnya adalah:
"Tidak peduli bagaimana saya berjuang dan berusaha. Saya tidak akan pernah meninggalkan dunia ini hidup-hidup."
“Dokter, cepatlah, dia berjuang, dan berusaha, Oh tidak….”

Apa yang terjadi kemudian?
Setelah dilaporkan berjuang dan berusaha, Hank Williams tidak berhasil mempertahankan hidupnya. Pada pagi hari 1 Januari 1953 hanya beberapa bulan setelah lagu ini dirilis, ia dinyatakan meninggal di ruang gawat darurat Rumah Sakit Oak Hill.

Dan setelah kematiannya lagu "I'll Never Get Out of this World Alive" langsung merangsek ke urutan pertama tangga lagu Billboard.

sumber

Sunday, March 18, 2012

Kereta Pasundan Tabrak Minibus, 11 Tewas

TASIKMALAYA - Kereta Api Pasundan saat menabrak minibus Suzuki Carry bermuatan 14 orang penumpang di perlintasan rel tanpa palang pintu Kelurahan Sukanagara, Kota Tasikmalaya, Ahad pagi, disaksikan oleh anak korban yang berada di luar mobil.

Anak korban Aqwal (14) mengatakan sempat memberitahu ayah kandungnya Yudi (35) yang mengemudikan mobil bahwa dari arah barat Stasiun Tasikmalaya ada kereta api yang akan lewat. Namun teriakan peringatan anaknya agar tidak melintas di rel itu tidak sempat diperhatikan oleh ayahnya hingga akhirnya kereta api Pasundan jurusan Bandung-Surabaya langsung menabrak mobil tersebut.

Mobil yang ditumpangi ibu kandung Aqwal dan saudara-saudaranya itu seketika terpental beberapa meter hingga akhirnya terhenti di areal persawahan dengan kondisi mobil hancur. Aqwal saat berada di lokasi hanya mampu berteriak minta tolong kepada warga setempat, bahwa mobil yang ditumpangi orang tua dan saudaranya tertabrak kereta api.

"Saya sudah berteriak-teriak. Bapak jangan melintas, ada kereta api," kata Aqwal mencontohkan kembali teriakannya sebelum insiden itu.

Kedua orang tua Aqwal dan saudaranya Sertia (14) masih beruntung selamat dari peristiwa maut tersebut, sementara 11 orang saudaranya meninggal dunia. Orang tua Aqwal warga Perum Griya Asri, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, rencananya akan menjemput Aqwal untuk berwisata mengisi hari libur akhir pekan ke Situ Gede, Kecamatan Mangkubumi.

Sebelum menjemput Aqwal yang sedang menuntut ilmu agama di Pondok Pesantren Mathlaul Khaer atau Cintapada tersebut, justru berakhir tragis.

Korban yang meninggal dunia kebanyakan mengalami benturan pada bagian kepala dan patah tulang yakni Ny Uum (40), Yedi (35), Iin (35), Vina (5), Raihan (7), Fadil (6), Zaky (6 bulan), Kiki (23), Eful (20), Febi (18) dan Debi (9).

Sementara tiga orang yang kritis yakni Yudi (35) dan istrinya Yani (28) kemudian Sertia (14) masih menjalani perawatan di RSUD Tasikmalaya karena mengalami luka benturan pada bagian kepala serta patah tulang.

sumber

Monday, March 5, 2012

Guru Sopir Avanza Penabrak Murid TK Depresi

Yayasan Perguruan Buddhis Bodhicitta berjanji akan menyerahkan guru Marini kepada kepolisian. Marini, pengendara Avanza warna silver, BK 1272 VQ, menyeruduk 16 murid TK di perguruan tersebut, sempat diamankan pihak sekolah setelah mengalami depresi.

”Kami akan membawanya ke kantor polisi,” kata Rudi Rahman-wakil dari penyadang dana yayasan, kepada wartawan, Jumat 2 Maret 2012. Rudi mengungkapkan, Marini kepada rekannya mengungkapkan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya. ”Saya bertanggungjawab,” kata Rudi mengutip penuturan Marini.

Rudi mengatakan kondisi Marini dalam keadaan tertekan jiwanya atau depresi dan dilarikan ke rumah sakit. Tekanan itu terjadi setelah menyadari kendaraan miliknya menyebabkan 16 murid TK cedera. Pihak yayasan meminta kebijaksanaan kepolisian dalam memproses Marini. ”Seluruh biaya perobatan korban hingga sembuh akan kami tanggung,” kata Rudi.

Sumber Tempo di kepolisian menegaskan, Marini, 23 tahun, penduduk Jalan Beo, Medan, telah berada di markas Satuan Lalulintas Kepolisian Resor Kota Medan. ”Dia (pengemudi) sudah dibawa ke Satlantas Polresta Medan,” kata sumber itu.

Kepala Kepolisian Resor Kota Medan, Komisaris Besar Monang Situmorang hingga Jumat sore belum bisa dikonfirmasi. Wakil Kepala Polresta Medan, Ajun Komisaris Besar Pranyoto menyatakan, penyebab kecelakaan itu karena faktor kelalaian.

Sebanyak 16 siswa TK tertabrak kendaraan yang mundur saat sedang berolahraga di Medan. Mereka mengalami cidera dan harus dibawa ke rumah sakit.

sumber

Wednesday, January 25, 2012

Sopir Xenia Maut Dua Kali Tenggak Ekstasi

Polisi tidak hanya menahan Afriyani Susanti, sopir Xenia maut, tetapi juga ketiga temannya yang saat itu ada di dalam mobil.

Mereka yaitu Arisandi, 34, Denny M, 30, dan Adistina Putri Grani, 26. Berdasarkan tes urine yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya, para tersangka positif mengkonsumsi ekstasi.

Afriyani Susanti, pengemudi Daihatsu Xenia maut

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nugroho Aji, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan, pil ekstasi yang dikonsumsi oleh keempat awak Xenia itu dibeli oleh salah satu tersangka di halaman parkir diskotek Stadium, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

"Mereka dapatkan barang tersebut dari seseorang di tempat parkir Stadium, yang dibeli oleh tersangka Deny," ucapnya, Rabu 25 Januari 2012.
Di halaman parkir, ia membeli barang haram itu lewat seorang pengedar yang saat ini juga menjadi buruan polisi. "Ekstasi itu dibeli dengan harga Rp100 ribu per butir," ujar Nugroho.

Menurut dia, biasanya untuk jenis ekstasi yang kualitasnya bagus, harga perbutirnya adalah Rp150-Rp200 ribu. Sedangkan untuk kualitas super harganya bisa mencapai Rp300 ribu.

Nugroho mengatakan, yang dibeli tersangka adalah jenis ekstasi berkualitas rendah. "Harganya saja hanya Rp200 ribu dua butir, itu kualitasnya jelek, kata Nugroho.

Dengan harga yang murah seperti itu pihaknya memastikan bahwa kualitas ekstasi yang didapat para tersangka tidak bagus. "Kualitasnya ecek-ecek," katanya.

Kepada polisi, mereka mengaku menenggak dua butir pil ekstasi di diskotik Stadium. "Kedua pil tersebut dibagi empat untuk mereka konsumsi bersama," ujar Nugroho.

Semua tersangka mengaku baru mengkonsumsi narkoba sebanyak dua kali, kecuali Adistina yang mengaku baru satu kali. "Semuanya menjawab baru dua kali konsumsi narkoba, hanya satu yang baru sekali ini yaitu tersangka Adistanti," kata Nugroho.

viva

Thursday, January 19, 2012

Kisah Mengharukan Saat Tragedi Karamnya Concordia


Tidak ada yang mengira kapal pesiar raksasa nan mewah Costa Concordia karam menerjang karang. Begitu pula para penumpangnya yang berjuang mati-matian menyelamatkan diri setelah kapal miring karena lambungnya yang robek.

Salah satu kisah yang mengharukan dialami oleh Nicole Servel, 60. Kisahnya dalam drama penyelamatan tersebut hampir mirip dengan pengorbanan Jack Dawson demi menyelamatkan Rose DeWitt Bukater dalam film Titanic.

"Saya berhutang nyawa pada mendiang suami saya," kata wanita asal Prancis ini seperti dikutip Emirates 24/7.

Dia mengisahkan suaminya berkorban nyawa demi menyelamatkan dirinya. Suaminya, Francis, memberikan satu-satunya jaket penyelamat kepada servel sebelum kapal itu karam.
"Suami saya menyuruh 'Lompat, lompat!', dan menambahkan 'Jangan cemas, aku akan baik-baik saja' pada saya," tutur Nicole.

Naas, suaminya tidak pernah terlihat lagi semenjak itu. Liburan yang seharusnya menyenangkan hadiah dari anak-anak mereka harus berakhir menyedihkan hilangnya Francis. Dia termasuk dalam 29 orang hilang yang masih terus dicari oleh tim penyelamat di kapal Concordia dekat pulau Giglio Italia.

Selain kisah sedih, kisah penyelamatan juga dialami oleh pengantin baru asal Korea Selatan. Pasangan berusia 29 tahun ini termasuk yang beruntung dapat diselamatkan setelah hampir setengah bagian kapal tenggelam.

Teriakan mereka terdengar oleh tim penyelamat. Menurut stasiun berita BBC, saat ini pasangan yang tidak disebutkan namanya itu berada dalam keadaan sehat.

Lain lagi cerita seorang kru kapal, Manrico Giampedroni, yang ditemukan dengan luka serius di lengan. Pria 57 tahun ini ditemukan tim penyelamat setelah terjebak menahan sakit selama 36 jam di bagian kapal yang tenggelam.

Menurut surat kabar Italia, Giampedroni termasuk staf senior kapal yang menangani sekoci penyelamat. Saat kapal mulai oleng, ia terjatuh dan tangannya patah. "Saya tak pernah kehilangan harapan untuk diselamatkan," katanya mengomentari durasi terjebaknya yang panjang.

Hingga kini proses pencarian korban masih terus berlangsung. Polisi juga tengah menyelidiki penyebab pasti tenggelamnya Costa Concordia, mengingat cuaca sedang bagus saat kejadian.

Sebelumnya, beredar transkrip percakapan antara kapten kapal, Fransesco Schettino, dengan penjaga pantau pelabuhan Italia Gregorio De Falco. Mereka bersitegang karena Schettino menolak kembali ke kapal untuk menyelamatkan para penumpang dengan berbagai alasan.

viva

Saturday, January 14, 2012

Kronologi Kecelakaan Motor Valia Rahma

Banyak yang tak menyangka kepergian presenter sekaligus bintang FTV, Valia Rahma. Termasuk sang suami, Aria Swastika, yang tiba di Jakarta dini hari bersama jenazah Valia.

Masih terlihat wajah sedih Arya saat menghadiri pemakaman. Ia pun menceritakan kronologi terjadinya kecelakaan yang menewaskan istri tercintanya.

Valia Rahma

"Jadi saat kecelakaan terjadi, Valia dibonceng sama adik aku. Lagi jalan mau masuk ke hotel, baru mau masuk parkiran, ada motor dari arah berlawanan, dia ditabrak. Mungkin karena dia dibonceng, jadi nggak siap. Helm sih pakai, tapi dia mengalami guncangan keras di kepalanya, jadi ada luka dalam,"ujar Arya di TPU Tanah Kusir, Sabtu 14 Januari 2012.

Kecelakaan motor tersebut terjadi di daerah Legian pada pukul 11.00 WITA, 5 Januari 2012. Tak sadarkan diri, Valia langsung dibawa ke rumah sakit.

"Langsung dibawa ke rumah sakit, di CT scan, jam 1 dioperasi. Dokter sudah maksimal menangani kondisi Valia, tapi Tuhan berkehendak lain. Ada kerusakan jaringan. Sudah terlalu banyak jaringan yang rusak,"ujarnya.
Kondisi Valia saat berada di rumah sakit sempat mengalami kemajuan, namun tak berlangsung lama. "Sempat ada kemajuan. Sempat bisa nafas sendiri, ada respon. Tapi itu cuma terjadi sekitar 24 jam,"ujarnya.

Sementara kondisi sang adik mengalami luka-luka. Arya pun tak ingin membawa kasus ini untuk diproses ke pihak berwajib,"Ikhlasin aja,"ucapnya.

viva

Friday, December 16, 2011

Bocah Ini Meninggal Tersedak Rambutan

Siapa yang menyangka rambutan bisa menjadi penyebab kematian seseorang. Tapi peristiwa mengharukan ini terjadi pada Lisa, bocah berusia dua tahun di Desa Siwalan, Sawahan, Nganjuk, Jawa Timur. Anak perempuan pasangan Prapto dan Yanti ini meninggal karena tersedak menelan buah rambutan. "Lisa memang senang rambutan, apalagi sekarang lagi musim," kata Yusuf, kerabat korban, Kamis 15 Desember 2011.

Kebetulan memang daerah itu sedang musim rambutan. Sang anak tengah sendirian di ruang tamu sembari makan rambutan. Yanti sedang masak di dapur. Sedangkan ayahnya berangkat bekerja.
Yanti sesekali menengok anaknya yang asik makan rambutan itu. Mendadak Lisa menangis. Yanti mencoba menenangkan sang anak yang terus memegangi lehernya. Rupanya balita mungil itu menelan sebuah rambutan beserta bijinya sekaligus.

Sigap Yanti melarikan anak itu ke Pusat Kesehatan Masyarakat terdekat. Sang anak terus menangis di sepanjang jalan. Tak sampai ke Pusat Kesehatan Masyarakat, Lisa menghembuskan nafas terakhir.

Polisi yang tiba di lokasi segera memvisum jasad Lisa yang terbaring di Pusat Kesehatan Masyarakat. Namun tak ada tanda penganiayaan berdasarkan pemeriksaan fisiknya. "Ini murni akibat menelan rambutan," kata Kepala Unit Kepolisian Sektor Brebek Ajun Inspektur Satu Supali.

yahoo

Sunday, November 27, 2011

Mabes Polri Prediksi Masih Ada 40 Orang Terjebak di Jembatan Kukar


Mabes Polri memprediksi masih ada 40 orang yang terjebak dalam peristiwa ambruknya jembatan Kutai Kertanegara (Kukar), Kaltim, Sabtu kemarin. Jumlah itu setidaknya perkiraan dari masih adanya bus yang belum bisa dievakuasi.

"Diprediksi masih ada korban di dalam sungai. Setidaknya ada dua bus dan sedang diupayakan untuk dievakuasi. Diprediksi ada 40 warga terjebak di sungai," ujar Kabagpenum Polri, Kombes Boy Rafli Amar.
Hal itu dikatakan Boy di kantor Bareskrim Tindak Pidana Narkotika, Jl MT Haryono, Jakarta, Minggu (27/11/2011).

Boy mengatakan, pasca ambruknya jembatan Kukar Sabtu kemarin, pihaknya langsung mengirimkan tim dari Bareskrim. Tim langsung di bawah pimpinan Kabareskrim Komjen Pol Sutarman.

"Ada 11 penyidik, yakni 6 dari labfor (laboratorium forensik) dan 5 dari DVI (Disaster Victim Identification)," kata Boy.

Seperti diberitakan, Jembatan Kutai Kartanegara yang menghubungkan 2 wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang dan Kecamatan Tenggarong, ambruk pada Sabtu (26/11/2011). Akibat dari insiden jembatan yang masih berusia 10 tahun itu, 4 orang meninggal dunia, 39 orang luka-luka dan 16 orang dilaporkan hilang.

Menteri PU Djoko Kirmanto yang juga tiba di lokasi menyebut ambruknya jembatan tersebut terbilang langka mengingat jembatan tersebut masih berusia 10 tahun.

sumber : detik

Thursday, October 27, 2011

Kenapa Helm Marco Simoncelli Bisa Lepas?


Jika Anda melihat rekaman video atau foto-foto peristiwa kecelakaan maut yang menimpa pembalap Marco Simoncelli, Collin Edwards dan Valentino Rossi, pasti akan muncul pertanyaan: Kenapa helm yang dikenakan Simoncelli (24) bisa terlepas dari kepalanya?

Jawaban pasti belum ditemukan karena hingga kini pihak penyelenggara MotoGP masih melakukan investigasi menyeluruh atas peristiwa tersebut.

"Saya bisa saja menjawab pertanyaan Anda lain kali. Tapi yang pasti kami tegaskan kalau penyelidikan menyeluruh mengenai kejadian ini akan segera dilakukan," tegas Paul Butler, Direksi Balapan MotoGP saat jumpa pers bersama Direksi MotoGP yang lain setelah kecelakaan itu terjadi, Minggu (23/10) di Malaysia.
Pihak MotoGP memang tidak mau berandai-andai mengenai penyebab lepasnya helm Simoncelli. Tim medis pun hanya memastikan bahwa Simoncelli menderita cedera serius di kepala, leher dan dada.

Jika melihat dari rekaman video atau foto dengan seksama saat Simoncelli terlindas, memang sulit dipastikan mengapa helm merek AGV tipe GP-Tech milik pembalap San Carlo Gresini Honda itu bisa copot.

Bisa saja Simoncelli tidak mengaitkan atau memasang tali pengaman helm di bawah leher. Tapi sebagai pembalap berpengalaman dan profesional, kecil peluang Simoncelli teledor begitu.

Apalagi sebelum balapan MotoGP dimulai, pengecekan dan pengawasan ketat yang dilakukan oleh kru dan inspeksi balapan sangat ketat dan teliti.

Atau karena kuatnya efek tabrakan atau benturan ban ke bagian tubuh yang membuat helm Simoncelli sampai lepas dan terpental? Mungkin saja.

Hasil investigasi penyelanggara MotoGP soal penyebab tabrakan dan lepasnya helm Simoncelli sangat ditunggu. Dari hasil investigasi bisa dicari penyebabnya — untuk dicarikan solusi.

Solusi ini akan sangat bermanfaat bagi produsen helm pembalap MotoGP, untuk membuat helm yang lebih aman, nyaman dan kokoh. Meski helm yang dipakai para pembalap MotoGP menggunakan bahan karbon kevlar dan berteknologi modern, peluang adanya cacat produksi bisa saja terjadi.

Teknologi balon pelindung di baju balap para pembalap juga ada baiknya segera diterapkan. Dengan adanya balon pelindung, pembalap bisa terhindar dari benturan atau tekanan yang besar saat jatuh.

Kita semua tentu berharap kecelakaan maut yang terjadi di Malaysia menjadi yang terakhir.

sumber : yahoo

___________

MotoGP party does not want to suppose the cause of the release Simoncelli helmet. The medical team was just to make sure that Simoncelli suffered serious injuries in the head, neck and chest.

Sunday, October 23, 2011

Kabar Sedih, Simoncelli Meninggal di Sepang (Video)

Kuala Lumpur - Perjalanan karier Marco Simoncelli di kelas primer motor grand prix tak panjang. Ia tewas saat melakoni balapan di sirkuit Sepang, tempat di mana ia pernah memastikan dirinya menjadi seorang juara dunia.

Simoncelli, 24, meninggal setelah terjatuh dari sepeda motornya di lap kedua MotoGP Malaysia, Minggu (23/10/2011), setelah ia kemudian dihantam oleh pembalap lain yang melaju kencang di belakangnya, yakni Colin Edwards.

Selamat jalan Simoncelli...

Ia sempat dilarikan ambulans ke rumah sakit, tapi jiwanya tak tertolong. Ketika insiden mengerikan itu terjadi, helmnya sampai terlepas dari kepalanya.
Kematian rider tim San Carlo Gresini Honda itu adalah yang terburuk di MotoGP semenjak Daijiro Katoh, yang pembalap Gresini, tewas karena cedera dari seri Jepang 2003. September musim lalu, pembalap dari kelas Moto2, yaitu Showa Tomizawa, juga kehilangan nyawa di lintasan balapan.

Yang tak kalah mengejutkan, baru seminggu terjadi kecelakaan di dunia balapan yang menewaskan seorang pesertanya, yaitu Dan Wheldon, dari ajang British IndyCar di Las Vegas.

Simoncelli sesungguhnya sedang merajut karier yang cerah di MotoGP, setelah musim lalu finis nomor delapan, menyelesaikan 16 dari 18 lomba di tahun tersebut.

Di musim ini ia membuktikan prediksi banyak orang bahwa dirinya akan menjadi salah satu pembalap yang layak diperhitungkan. Buktinya, dia mampu finis kelima di seri pembuka di Qatar, juga di Prancis dan Italia. Ia meraih podium pertamanya saat menjadi pembalap tercepat ketiga di Republik Ceko.

Simoncelli semakin stabil ketika berturut-turut menduduki tempat keempat di seri San Marino, Aragon, dan Jepang. Di seri ke-16 di Phillip Island, Australia, ia berhasil mencapai prestasi tertingginya, yaitu menjadi runner up (di belakang Casey Stoner).

Di samping talentanya yang menjanjikan, pria yang nyentrik dengan rambut kribonya itu juga kerap menyulut kontroversi. Gaya membalapnya dianggap "serampangan", lebih dari sekadar berani, dan beberapa kali dinilai membahayakan pembalap lain.

Salah satu aksinya yang paling berbahaya adalah saat bersenggolan dengan Dani Pedrosa di Le Mans. Pedrosa cedera tulang selangka, dan ia dijatuhi ride-through penalty. Awalnya Simoncelli mengelak disalahkan atas tabrakan itu, tapi kemudian mengakui bahwa dirinya perlu melakukan refleksi pada gaya membalapnya.

Sebelum pindah ke MotoGP, Simoncelli pernah menjadi juara Eropa di kelas 125cc. Ia masuk level Grand Prix pada tahun 2002 bersama Aprilia di kelas 125cc. Prestasinya selalu naik: dari finish nomor 33 menjadi 21, 11, dan lima besar di tahun 2005.

Video saat Simoncelli bertabrakan (jangan dilihat bila tidak tega)


Di tahun 2006 Si Kribo direkrut Gilera ke kelas 250cc, dan di musim 2008 ia berhasil menjadi juara dunia. Kepastiannya merengkuh titel itu diperoleh saat ia finis nomor tiga pada balapan di Sepang.

Di Sepang pula Simoncelli "berkenalan" dengan MotoGP, sebagai pembalap baru Honda di musim 2010. Di sirkuit itu ia dua kali terjatuh dalam ujicoba resmi. Insiden yang kedua sampai merusakkan helmnya.

Dan hari ini, Minggu (23/10/2011), Simoncelli kembali ke Sepang tapi untuk "berpamitan" pada penggemarnya dan fans MotoGP. Ia meninggal dunia dalam kecepatan tinggi.

sumber : detik

_______________________


Before moving to MotoGP, Simoncelli had been a European champion in the 125cc class. He entered the Grand Prix level in 2002 with Aprilia in the 125cc class. Her achievements are always up: from the finish number 33 to 21, 11, and five in 2005.

Friday, October 21, 2011

Seminggu Koma, Balita Korban Tabrak Lari di China Meninggal

Foshan - Setelah berjuang selama lebih lebih dari seminggu, akhirnya balita Cina berusia dua tahun yang dibiarkan hampir mati di jalan usai ditabrak dua kali, menutup mata untuk selama-lamanya. Yue Yue mengembuskan napas terakhirnya akibat kegagalan organ sistemik, Jumat (21/10).

"Yue Yue meninggal karena kegagalan organ sistemik," ujar juru bicara dari rumah sakit yang menanganinya.

Yue Yue saat koma

Yue Yue mengalami koma sejak 13 Oktober lalu. Dokter yang menanganinya sempat mengatakan bahwa sang bocah mengalami kematian otak. Sebelumnya, kondisi Yue Yue juga dikabarkan telah mengalami perkembangan. Denyut jantung Yue Yue telah stabil dan dia mampu menarik napas dan merasakan sentuhan dari tangannya. Namun, takdir berkata lain.
Insiden kecelakaan Yue Yue menuai kecaman rakyat Cina karena warga setempat mengabaikan bocah malang yang mengalami kecelakaan ini. Kabar kematian Yue Yue pun langsung menjadi topik pembicaraan di Cina. Warga Cina mengutarakan kesedihannya terhadap kematian Yue Yue. "Selamat tinggal Yue Yue, tidak ada mobil di surga," tulis seorang blogger pada situsnya.

Insiden yang mengejutkan itu tertangkap di CCTV dan telah mengejutkan jutaan orang di Cina. Banyak yang mengatakan bahwa masyarakat mereka sudah tidak bermoral. Hal ini juga memicu kemarahan global setelah melihat rekaman CCTV yang menunjukkan sekitar 18 orang berjalan dan mengemudi melewati bocah kecil yang terbaring di jalanan di Kota Foshan, Provinsi Guandong. Tak ada satu pun dari mereka yang menolong.

Baru orang ke-19 yang mau menolong, yakni seorang pemulung jalanan, Chen Xianmei. Ia datang mengampiri bocah kecil itu dan meminggirkan tubuhnya serta meminta pertolongan. "Saya tidak memikirkan apa-apa pada waktu itu, saya hanya ingin menyelamatkan gadis itu," ujar Chen.

Kedua pengemudi yang melindas Yue Yue telah ditangkap, namun mereka mengaku tidak melihat gadis kecil karena jalan yang gelap. Media Cina melaporkan bahwa salah satu pria diduga baru putus dengan pacarnya dan sedang bertelepon saat ia menabrak Yue Yue.

Berikut ini videonya :

Peringatan! Jika anda tidak tega untuk melihat, disarankan lebih baik tidak menonton tayangan video tragis ini.




____________

Both the driver who ran over Yue Yue had been arrested, but they claimed not to see the little girl because of the dark street. Chinese media reported that one of the men allegedly had just broken up with his girlfriend and was on the phone when he hit Yue Yue.

Friday, August 19, 2011

Bulan Madu Berakhir Petaka: Mempelai Pria Tewas Diserang Hiu

LONDON - Baru sebulan menyandang status sebagai istri, Gemma Redmond harus menjanda. Suaminya, Ian Redmond, tewas diserang ikan hiu di sebuah resort di Seychelles, tempat mereka berbulan madu.



Gemma dan Ian



Kini, guru sekolah dasar berusia 27 tahun ini masih terpukul. Ian dan Gemma berpacaran selama sembilan tahun sebelum akhirnya memutuskan menikah bulan ini.



"Saya sangat mencintainya dan dia adalah seorang suami yang sangat khusus, seorang putra yang bijaksana, dan seorang saudara setia. Dia bekerja tanpa lelah untuk mewujudkan impiannya membentuk kehidupan rumah tangga yang indah," katanya.



Serangan hiu datang saat pasangan ini pada minggu kedua bulan madu mereka di Pulau Praslin memutuskan menikmati keindahan pantai Anse Lazio berdua. Suaminya berenang di pantai, dan Gemma sibuk merekamnya dengan kamera video. Perairan itu relatif dangkal, dan hanya 20 meter dari pantai. Ia baru saja duduk untuk berjemur ketika mendengar teriakan minta tolong suaminya.



Dalam waktu singkat ia telah kehilangan lengan dan menderita luka-luka mengerikan pada kaki kirinya, serta bekas gigitan pada tubuh dan pinggulnya.



Wisatawan lainnya berusaha keras untuk menyelamatkannya saat ia berbaring dalam kondisi mengalami perdarahan hebat. Namun nyawanya tak tertolong.



__________



Shark attack came when the couple in the second week of their honeymoon on the island of Praslin decided to enjoy the beauty of Anse Lazio beach together. Her husband swam at the beach, and Gemma was busy recording them with video cameras. It is relatively shallow waters, and only 20 meters from the beach. He had just sat down to sunbathe when she heard her husband cry for help.