Friday, May 20, 2011

Sri Mulyani Disebut-sebut Jadi Calon Gantikan Direktur Eksekutif IMF


Mundurnya Direktur Eksekutif IMF Dominic Strauss-Kahn karena skandal percobaan pemerkosaan membuat spekulasi tentang siapa yang akan memimpin IMF selanjutnya. Sejumlah nama maupun kawasan kini membuat prediksinya masing-masing.

Dari Asia Tenggara, ada dua nama yang santer disebut. Salah satunya adalah mantan menkeu Indonesia Sri Mulyani Indrawati. Nama Sri Mulyani disebutkan oleh Menkeu Thailand Korn Chatikavanij. "Kandidat untuk direktur eksekutif IMF harusnya dari negara berkembang," kata dia, seperti dikutip Wall Street Journal.

"Dua kandidat yang potensial adalah Menkeu Singapura Tharman Shanmugaratnam dan Sri Mulyani Indrawati," kata dia. Menurut Korn, Tharman terkenal sangat ketat dan dihormati di kalangan menteri keuangan dunia. Sementara Sri Mulyani saat ini menjabat direktur di Bank Dunia.

Selain dua nama ini, Korn juga menyebutkan kemungkinan kandidat lain dari India, Cina, dan Korea Selatan. Sementara itu negara yang tergabung dalam BRICS (Brazil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan) juga kemungkinan akan mengajukan calon pengganti Strauss-Kahn.

Soal pemilihan direktur eksekutif IMF memang ada pakem tertentu dengan Bank Dunia. Pakem itu adalah, jabatan tertinggi IMF biasanya diisi oleh tokoh keuangan Eropa. Sementara di Bank Dunia menjadi jatah Amerika Serikat.

Namun terkait skandal seks ini, muncul suara agar pakem ini dirombak. Karena kandidat kuat pengganti Strauss-Kahn dari Prancis adalah Menkeu Prancis Christine Lagarde. Menkeu Afsel Pravin Gordhan mengatakan IMF harus mereformasi diri.

"Agar kredibel IMF harus mereformasi dirinya. IMF harus bisa mencerminkan suara dari seluruh negara, bukan segelintir negara maju," kata Gordhan.

______________

However, this sex-related scandals, appears sound for this standard are overhauled. Because the candidates to succeed Strauss-Kahn of France is French Finance Minister Christine Lagarde. South African Finance Minister Pravin Gordhan said the IMF must reform itself.

No comments:

Post a Comment