Tuesday, July 12, 2011

LIFSTIK .. Ups .. LIPSTIK !

Sedang makan permen dengan cara unik, Athifah mendekati mama. Ia memegang permen, mengoles-olesi bibirnya dengan permen itu lalu menjilat-jilati bibirnya. Ia berkata, “Mama, belikan saya lifstik.” Lifstik, maksudnya “lipstik”.
Mama   : “Memangnya lipstik itu untuk apa?”
Tiba-tiba bicara tentang lipstik, mama bingung, dari mana lagi ide ini. Mama sendiri bukan pemakai lipstik.
Athifah  : “Supaya cantik”
Mama   : “Memangnya siapa sih yang bilang sama Athifah?”
Athifah  : “Putri Cantik.”
Lagi-lagi Putri Cantik. Dia ini teman – eh sepupu khayalan Athifah, sepupu imajinasinya.
Athifah berkata lagi, “Putri Cantik bilang Saya harus pakai lifstik.”
Mama mengulang lagi pertanyaannya, “Memangnya untuk apa sih pakai lipstik?”
Athifah  : “Supaya warna-warni.”
Permen yang dipegangnya tadi, masih diperlakukannya seperti lipstik.
Makassar, 12 juli 2011
Koq dia tahu tentang LIPSTIK ya?

No comments:

Post a Comment